Selasa, 21 Desember 2010

191210

Buat gw, angka yang jadi judul tulisan ini bermakna bgt hhe...
Angka itu maksudnya tgl 19 bulan 12 tahun 2010.
hmmm.... walaupun dalam islam ga ada istilah ulang tahun, tapiii mau gag mau suka ga suka di hari itu umur gw genap 20 tahun ( tua ya ) yang artinnya juga jatah hidup gw di dunia ini berkurang.. huhu ...

hmm,,, memaknai angka 20 sendiri  buat gw angka itu menyeramkan hehe. karena bagi gw seseorang yang udah menginjak angka 20 udah harus dewasa, wise, patient, etc
sedangkan gw?
hoho mungkin jauh tuh dari tiga sifat itu hehe..

sekaranng sih masih proses, masih belajat utk bisa mempunyai sifat itu. tp.. apa bisa ya? =,="

eia sist, melenceng dikit nih,
gw seneng deh sekarang pesepakbolaan indonesia udah bangkit dr tidur panjangnya. mereka benar2 ngebanggain gw dah. buat gw yang awam bola sih mereka udh maen keren bgt.....HEBAT! TWO THUMS UP FOR THEM !

Ntar nih di final kita lawan malaysia, uh pasti seru bgt ! secara gitu indonesia-malay hubungannya agak ga bagus. pertandingan final nanti bisa dibilang pertandingan dengan memepertaruhkan harga diri bangsa. iya nggak? kalo aja indonesia menang.. waw pastinya  si gw bakal seneng bgt... kalo bisa 10-0 , 10-0 deh hehe

tapi yaaa walau bgmnapun mereka juga pasti udh siap2 lawan indonesia lah ya. kita liat aja deh ntar siapa pemenangnya. tp hati2 kalo gol kita nanti diklaim juga sama malaysia sbg gol mereka ( secara dia kan tukang ngaku2.haha)

pokoknya sih gw bangga sm timnas indonesia yang sekarang. ga habis2 bangga dan senang akan prestasi mereka di ajang piala AFF ini. INDONESIA maju terus yaa.. kalo bisa sampe Piala dunia WAW IT'S AMAZING!!

tp yang jelas tgl 26 nanti kita HARUS MENANG lawan malaysia.
ya, semoga...

eia balik lg ke 191210 ya timnas juga ngasih hadiah buat gw yakni kmenangan lawan filipina hehe
hihihi

Senin, 15 November 2010

Engkaulah Penyejuk Hati dan Penyejuk Pandanganku.....

Baca

Mengapa?

Mengapa mesti engkau yang menyakitiku ukhti?

mengapa?

Mengapa mesti engkau yang membuatku kesal?
Membuatku menangis..
Mengapa??

Aku tak Ingin,,
tak ingin membencimu.

sungguh aku tak ingin....

Akupun tak mau menjauh darimu.
Sungguh aku tak mau..
aku tak mampu...


Namun...
akupun tak kuasa membohongi hatiku sndri bahwa hatiku sakit krenamu..

hatiku terluka dan kecewa oleh sikapmu..
oleh kata-katamu...


mengapa kau tak mengerti??

mengapa ya ukhti fillah???
MENGAPA?????

T,T

LUCKY!

Do you hear me,
I'm talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky, oh my, baby I'm trying
Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
You make it easier when life gets hard

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Ooohh

They don't know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I'll wait for you I promise you, I will

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Lucky we're in love every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday

And so I'm sailing through the sea
To an island where we'll meet
You'll hear the music fill the air
I'll put a flower in your hair
Though the breezes through trees
Move so pretty you're all I see
As the world keeps spinning round
You hold me right here right now

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday

Minggu, 14 November 2010

Kubaca Firman Persaudaraan (: copas dari akh salim :)

Mungkin tulisan2 beliau yang membuat hati saya bergetar setelah AL-Qur'an dan Hadist..

KEREN! MANTAP! DAHSYAT!
berharap punya suami yang pandai mengalirkan kata2 yang luar biasa dari ujung jemarinya seperti beliau hehe....

eia ni puisi yang dibuat akh salim di blognya.like this so much!


ketika kubaca firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”

aku tahu, ukhuwah tak perlu diperjuangkan

tak perlu, karena ia hanyalah akibat dari iman

aku ingat pertemuan pertama kita, akhi ukhti sayang

dalam dua detik, dua detik saja

aku telah merasakan perkenalan, bahkan kesepakatan

itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra

dengan iman yang menyala, mereka telah mufakat

meskilisan belum saling sebut nama, dan tangan belum berjabat

ya, kubaca lagi firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”

aku makin tahu, persaudaraan tak perlu diperjuangkan

karena saat ikatan melemah, saat keakraban kita merapuh

saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan

saat pemberian bagai bara api, dan saat kebaikan justru melukai

aku tahu, yang rombeng bukanlah ukhuwah kita

hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau menjerit

mungkin dua-duanya, mungkin kau saja

tentu terlebih sering, imankulah yang compang-camping

kubaca firman persaudaraan itu, akhi ukhti sayang

dan aku makin tahu,mengapa di kala lain diancamkan;

“para kekasih pada hari itu, sebagian menjadi musuh sebagian yang lain..

kecuali orang-orang yang bertaqwa”

-Salim A. Fillah-



Telah Kita Perbarui by Salim A.Fillah :)

pada kami syaithan membisikkan

kalimat-kalimat pemisah

gemuruh bagai lebah

keakraban dibakar rasa, sergapan kecewa

***

tapi di saat seperti inilah

kami paksa hati untuk melawan

katakan tidak pada sang syaithan

***

setiap mukmin adalah cermin

satu bagi yang lain

maka tiap aib adalah kaca diri

“maafkan saudaraku, adalah rombeng imanku

yang membuatmu diserbu gelombang pilu”

***

tapi di saat seperti inilah

kami paksa hati untuk melawan

jangan sampai satu sama lain

membantu syaithan membawakan jerumus

***

karena bahkan dalam segala ketakindahan hidupmu

kau masih hadirkan persaudaraan terindah untukku

karena dalam tiap prasangka di antara kita

masih tersimpan cinta

***

mari kita berjanji

hari ini, untuk kesekian kali

telah kita perbarui sebuah ikatan suci

dan izinkan aku

melihat kembali senyum itu

ruku’ yang lurus sempurna

kopiah putih hijab lebar bersahaja

dan mujahidah gigih yang melangkah gagah

merengkuh tanganku, menjemput syahid dalam padu

***

-salim a. fillah ;.)

Sabtu, 13 November 2010

Dari tadi ngetik, diapus lg diapus lagi..

bingung mau nulis apa. terlalu banyak hal yang ingin di ceritain tp entah knp jari2 ini sulit untuk menerjemahkannya dlm deretan kata,,,

hmm,,,
kawan, pernahah kau berada dalam satu posisi yang sangat dilematis?
posisi yang begitu sulit, karena berada diantara beberapa hal yang serba salah.serba kalah...

hmmm...

semua terasa membingungkan, menyakitkan....
ahh..entahlah..


?????

Senin, 01 November 2010

Belum Saatnya?

Dulu ktika masih belum sekolah, aku melihat orang-orang yang sudah sekolah kayaknya enak.hhe Hmm..ehh..aku jadi pengen ikut sekolah juga. Bahkan ketika orang-orang masuk TK terlebih dahulu, aku malah nggak mau.. dengan alasan aku ingin sekolah SD. Memakai baju putih dan rok merah rasanya membanggakan dlm anganku wktu itu. Kemudian aku bilang pada orang tuaku bahwa aku ingin sekolah SD. Beliau mengatakan aku masih terlalu kecil utk masuk SD. Aku belum cukup umur katanya.Belum saatnya! Hmm,,kmudian dengan segala cara aku merengek pada org tuaku-dlm hal ini ibu- utk mendaftarkan aku ke sekolah dasar trdekat. Walaupun aku masih belum cukup umur, tp aku sudah pandai membaca saat itu. Bahkan aku bilang sm ibuku bahwa tangan kananku sudah sampai ke telinga kiri (saat itu ada iklan susu- atau apa gtu sy lupa-,klo tangan kanan sudah smp ke telinga kiri itu tandanya sudah bisa masuk sekolah dasar) Entah dr mana teorinya yg jelas aku ingin sekali segera sekolah di SD. Saat itu aku harus menanti beberapa bulan utk bisa mendaftar krn mnunggu tahun ajaran baru dimulai. Finaly, akupun bisa merasakan bangganya memakai baju kebesaran itu yakni baju putih dan rok merah dihiasi dasi dan topi yng dominan merah pula. ah senang rasany saat itu, Akhirnya... aku bisa masuk sekolah SD juga:) Tak terasa aku telah duduk di kelas 6 SD. Hmm.. saat itu keinginanku adl ingin segera memakai baju putih bertemankan rok biru. Jadi anak SMP. Yaa begitulah. Dalam anganku, aku merasa betapa kerennya ketika aku nanti memakai seragam putih biru itu.. nmun tentu saja aku harus bersabar utk itu. Karena aku harus menyelesaikan pendidikan di SD yng tinggal setahun lagi...lagi2 belum saatnya (utk mjd siswa SMP) Pun demikian ketika aku telah duduk di bangku SMP, di penghujungnya aku ingin segera mengenAkan seragam putih abu2. Namun lagi2 aku harus bersabar. Lagi2 belum saatnya utk aku mengenakan seragam itu karena aku masih harus menyelesaikan SMPku baru kemudian bs melanjutkan ke SMA. Setelah melewati ujian dan sabar di atasnya, akhirnya aku bisa juga mengenakan seragam putih abu2. aku bisa menjadi siswa SMA. Ketika telah SMA, kalian pasti tahu apa yg kmmudian yang aku inginkan. Ya aku ingin mersakan bangku kuliah. Jadi mahasiswa katanya. Tak ada seragam, Tak ada waktu yang mengikat, hmm rasanya menarik... Tentu saja banyak hal yang harus aku lewati utk bisa kuliah. Dari mulai UAN yang 6 pelajaran, UAS, ujian praktek smp kmudian SPMB atau wktu itu dsebut UMB. Setelah berjuang smpai titik darah pengahbisan ( hhe lebay ) akhirnya aku bisa kuliah dan aku mendapatkan apa yang aku inginkan, Apa yang aku idam2kan. Walaupun harus aku menunggu utk mendapatkan apa yng aku inginkan itu, toh semua itu aku dapatkan,semua itu terjadi.. hmm.. aku jadi berfikir bahwa semua itu ada waktunya masing2. Ada waktu yang memang tepat utk itu. Ketika SD ya harus SD gak bisa toh langsung SMP?( kecuali program aksel mungkin). ketika SMP pun tak bisa langsung SMA dan seterusnya. ah.. semua memang butuh proses. semua ada ujiannya. dr SD ke SMP da ujiannya. dr SMP ke SMA pun demikian. begitu seterusnya. Kini.... aku telah Mjadi mahasiswa yang katanya sih udah dewasa hhe. Saat ini, ada satu keinginan yang begitu kuat dlm hatikku utk meraihnya. Namun lagi2, kini belum saatnya. Lagi, aku masih harus bersabar. dan tentu saja aku harus mengahadapi ujian2 terlebih dahulu sebagaimana ketika aku ingin masuk SD, SMP, SMA dan kuliah. keinginan apa itu? hanya aku dan ALLAH saja yang tahu mungkin hehehe...
Duhai Ayah,ibu... jika ini membuat kalian bahagia akan aku lakukan. Jika ini adl satu yang bs ku lakukan utk mnunjukn baktiku kpd klian maka akan aku berikan.Meski pahit terasa. Meski sakit kudera..
Duhai ALLah yang Maha Pengasih,, Semoga Engkau berkenan mencatat ini sebagai suatu kebaikan. Semoga engkau berkenan mencatat ini sebagai bentuk baktiku kepada kedua org tuaku..Semua kan indah pada saatnya.aku yakin itu.. Rabbi,au zi'nii an asykura ni'matakallatii an'am ta 'alayya wa'ala waa lidayya wa an a'mala sholihan tardhohu wa aslih lii fii dzurriyatii. Inni tubtu ilaika wa inni minal muslimiin Ya tuhanku berikanlah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Enkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh aku termasuk orang muslim ( QS. AL-Ahqaf[46] : 15 ) ________________________________________